MANADO, NIYURNEWS.COM – Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado masih belum beroperasi alias tutup sementara hingga Senin (22/4/2024) siang ini.
Imbas erupsi Gunung Ruang di Sitaro, operasional Bandara Samrat ditutup sementara sejak Kamis, pekan lalu. Atau sudak sekira empat hari terakhir belum bisa beroperasi.
General Manager AP I Manado Maya Damayanti menyebutkan, sampai dengan saat ini total sudah ada 150 penerbangan yang terkena dampak erupsi Gunung Ruang dengan total 19.089 penumpang.
“Sampai hari ini total 150 pesawat dan 19.089 penumpang terdampak. Baik keberangkatan maupun kedatangan,” sebutnya.
Ia pun menegaskan, langkah penutupan bandara ini terpaksa diambil karena abu vulkanik yang diakibatkan oleh letusan Gunung Ruang masih berada di area bandara.
“Abu vulkanik sangat tajam sehingga bahaya untuk badan pesawat. Kami pun harus mencuci runway agar pesawat bisa landing dan lepas landas dengan aman dan nyaman. Sehingga penutupan bandara masih diperpanjang. Untuk kedepannya lihat perkembangan,” kuncinya.
Penutupan Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado kembali diperpanjang hingga Senin (22/4) esok. Sehingga total penutupan sudah berjalan selama empat hari.













