“God bringing me to the next stage in my life”
Era kepemimpinan ODSK menandai pertama kalinya Sulut memiliki Kapolda dan Pjs. Bupati asli Orang Minsel, Irjen Pol Roycke Langi dan Evans Steven Liow, yang merupakan putra terbaik Sulut. Kapolda asli orang Tenga dan Pjs Bupati Minsel asli orang Tenga berdarah Poigar Sinonsayang.
SULUT, nyiurnews.com — Tahun 2024 menjadi tahun yang bersejarah bagi Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), khususnya bagi Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Di tengah kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (ODSK), Sulut mencatat sejarah dengan kehadiran dua putra asli daerah yang menduduki posisi strategis, yaitu Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langi dan Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Minahasa Selatan Evans Steven Liow, keduanya berasal dari Minahasa Selatan, Kapolda asli orang Tenga, Minahasa Selatan dan Pjs. Bupati Minsel asli orang Tenga berdarah Poigar Minsel.
Keberadaan kedua tokoh ini dianggap sebagai berkat bagi daerah, karena menunjukkan pengakuan terhadap potensi dan kemampuan putra-putra lokal untuk memimpin di wilayahnya sendiri.
Sosok Kapolda Sulut yang berasal dari Desa Tenga dinilai mampu meningkatkan rasa kebanggaan bagi masyarakat Minsel, khususnya Desa Tenga, karena dipercaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Sulut.
Tidak hanya itu, penunjukan Pjs. Bupati Minahasa Selatan Steven Liow yang juga merupakan putra asli Desa Tenga dan ayahnya asli orang Poigar Sinonsayang Minsel menjadi momen penting dalam sejarah daerah ini.
Dengan pemimpin yang berasal dari wilayah yang sama, diharapkan pembangunan dan kesejahteraan di Minahasa Selatan akan semakin diperhatikan dan diutamakan.
Kepemimpinan ODSK yang telah berkomitmen mendukung pengembangan daerah-daerah di Sulawesi Utara dinilai telah memainkan peran penting dalam pengangkatan tokoh-tokoh lokal ini.
Kombinasi antara kebijakan strategis dari provinsi dengan kekuatan kepemimpinan lokal diharapkan akan membawa berbagai kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Sulut, terutama Minahasa Selatan.
Masyarakat Sulut, khususnya warga kecamatan Tenga dan kecamatan Sinonsayang Poigar Minahasa Selatan, menyambut baik tahun 2024 ini sebagai “Tahun Berkat,” di mana putra daerah diberi kesempatan untuk membuktikan kemampuan mereka dalam memimpin dan membawa perubahan positif. (*Donny_Om Lole)













