Manado, Nyiurnews.com – Sebuah apresiasi tinggi diberikan kepada RSU Prof. Kandou atas kualitas layanan medisnya yang luar biasa. Ketua Korwil Wilayah Indonesia Tengah LSM Kibar Nusantara Merdeka (KNM), JOPA, menyatakan bahwa rumah sakit ini telah menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan prima kepada pasien. Dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga tahap perawatan intensif, tenaga medisnya tak hanya profesional tetapi juga penuh empati dalam menjalankan tugas.
Pengakuan atas keunggulan layanan ini juga datang dari keluarga pasien. Irma Lakoro, yang tengah menjalani perawatan di Ruang Irene B Kelas 1, Kamar Nomor 9, mendapat perhatian penuh dari tim medis RSU Prof. Kandou. Putrinya, Ayu Pade, mengungkapkan rasa syukur atas respons cepat dan profesionalisme dokter serta perawat yang menangani ibunya sejak masuk IGD hingga proses operasi. “Kami sangat berterima kasih. Para dokter dan perawat begitu sigap dan penuh perhatian. Inilah standar pelayanan yang diharapkan masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Korwil Wilayah Indonesia Tengah LSM KNM memberikan penghormatan khusus kepada jajaran direksi rumah sakit, yang dinilai berhasil menciptakan sistem pelayanan yang nyaman dan berkualitas. Direktur Medik RSU Prof. Kandou, dr. Panjaitan, juga mendapat apresiasi atas keterbukaannya dalam berkomunikasi, “Kami juga mengapresiasi Bapak Direktur Medik, dr. Panjaitan, yang telah memberikan arahan dan masukan saat kami berkomunikasi, meskipun hanya melalui WhatsApp,” ungkap Jon Pade.
Sebagai lembaga pemantau yang fokus pada pelayanan publik, LSM KNM menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memastikan standar kesehatan yang prima bagi seluruh rakyat Indonesia. “Kami akan terus berada di garis depan dalam mengawasi kinerja sektor kesehatan, baik pemerintah maupun swasta, agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak, aman, dan berkualitas,” tegasnya.
RSU Prof. Kandou kini menjadi role model rumah sakit berkelas internasional yang tidak hanya mengedepankan fasilitas modern, tetapi juga pelayanan humanis yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien. Sebuah standar baru telah ditetapkan—dan ini menjadi tantangan bagi rumah sakit lain di Sulawesi Utara untuk mengikuti jejaknya.
“Harapan kami, seluruh rumah sakit di Sulut dapat mengadopsi standar pelayanan RSU Prof. Kandou. Ini bukan sekadar soal infrastruktur, tetapi lebih pada bagaimana membangun budaya kerja yang benar-benar berpihak pada pasien,” pungkas Aktivis Kenamaan Sulut.
Dengan apresiasi yang terus mengalir, RSU Prof. Kandou telah membuktikan bahwa pelayanan kesehatan yang prima bukan sekadar janji, melainkan sebuah kenyataan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (***)













