NYIURNEWS.com – Momen Tahun Baru Imlek 2025 di Kota Manado terasa istimewa. Di tengah gemerlap perayaan, ada satu peristiwa yang menyedot perhatian: keakraban yang terjalin antara dua sosok penting di Sulawesi Utara—Gubernur Sulut, Prof. Dr. (H.C.) Olly Dondokambey, S.E. (OD), dan Gubernur Sulut terpilih, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus Lumbaa-Komaling, S.E. (YSK).
Dalam open house yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Manado, Andrei Angouw, keduanya tampak berbincang santai, ditemani senyum penuh makna. Foto yang beredar di media sosial mengabadikan momen itu: YSK duduk di antara Olly Dondokambey dan sang tuan rumah, Andrei Angouw. Di sekeliling mereka, para elite PDIP Sulut ikut larut dalam suasana hangat. Tak ada sekat, tak ada ketegangan—hanya perbincangan ringan di tengah semarak perayaan.
Sebuah gestur yang lebih dari sekadar pertemuan biasa. OD dan YSK tak sekadar berbagi tawa, tetapi juga menunjukkan bahwa politik dapat berjalan dalam harmoni. Transisi kepemimpinan di Sulut, yang sering kali menjadi medan gesekan, kali ini terasa berbeda. Olly Dondokambey, dengan kebijaksanaannya, ingin memastikan pergantian kepemimpinan berlangsung mulus. Komunikasi dengan YSK dan wakilnya, Victory, terus dijaga, memberi isyarat bahwa kepentingan rakyat Sulut tetap menjadi prioritas utama.

Bahkan, dalam satu momen penuh makna, YSK berfoto bersama keluarga besar Andrei Angouw. Sebuah simbol kuat bahwa regenerasi kepemimpinan tak harus diwarnai perseteruan. Keakraban ini, secara tak langsung, menjadi pesan politik yang kuat: bahwa kepemimpinan sejati bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi juga tentang kesinambungan dan kebersamaan.
Sebagai pemimpin yang tengah menyelesaikan tugasnya, OD memahami betul bagaimana menjaga stabilitas di tengah transisi. Ia tak ingin ada kekosongan kepemimpinan, apalagi perpecahan. Ia ingin menyerahkan tongkat estafet dalam keadaan terbaik, memastikan YSK dapat melanjutkan pembangunan Sulut tanpa hambatan. Sebuah sikap negarawan yang patut diapresiasi.
Kini, masyarakat Sulut menanti momen besar berikutnya—pelantikan YSK-Victory di Istana Negara oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebuah babak baru akan dimulai. Namun, satu hal telah terpatri: kepemimpinan yang kuat lahir dari komunikasi yang baik, dari saling menghormati, dan dari komitmen untuk selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Sulut memasuki era baru—dengan harapan yang besar dan kepemimpinan yang solid.
*Penulis: (Donny Liow/*)













