Telkom Buka Jalan Baru! Kabel Internet Langsung dari Amerika ke Manado

Avatar photo
Ket foto: Chief Technology Officer Telin, Abdul Rahman Ansyori (paling kiri), GM Witel Sumalut, Guruh Adhi Laksana (kedua dari kiri), SVP Governance & Compliance Group Telin, G.E Dhany Widjajanta (tengah), VP Planning & Development Telin, Reinaldy Sjamsuddin (kedua dari kanan), dan VP Subsea Project Orchestration Telin, Dion Kristadi Leksono (paling kanan) berfoto bersama dalam acara Bifrost Cable Landing Ceremonial di BMH Malalayang pada Minggu (9/2). (Foto: istimewa)

Terobosan Besar! Kabel Bifrost Tarik Internet Amerika ke Indonesia Timur

MANADO | NYIURNEWS.com – Jumat, (14/2) 2025 – Langkah besar diambil PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin). Bifrost Cable System, proyek kerja sama dengan Meta dan Keppel, kini resmi mendarat di Manado. Kabel bawah laut sepanjang 20.000 kilometer ini menghadirkan koneksi internet langsung dari Amerika Serikat ke Indonesia Timur, tanpa melewati jalur tradisional di Laut China Selatan.

Bifrost bukan sekadar infrastruktur biasa. Ini adalah kabel bawah laut pertama di dunia yang secara langsung menghubungkan Singapura, Jakarta, Manado, Davao, hingga Pantai Barat Amerika Utara. Dengan teknologi transmisi optik bawah laut paling mutakhir, sistem ini bakal merevolusi konektivitas global, sekaligus menjadikan Manado sebagai gerbang digital baru Indonesia.

Acara Bifrost Cable Landing Ceremonial di BMH Malalayang, 9 Februari 2025. (Foto: istimewa)

Pilihan Manado sebagai titik pendaratan bukan tanpa alasan. Kota ini sebelumnya telah menjadi hub bagi SEA-US dan IGG, dua sistem kabel internasional yang menghubungkan Indonesia dengan dunia. Kini, dengan hadirnya Bifrost, Manado resmi naik level – menjadi simpul strategis dalam peta konektivitas global.

Menurut CTO Telin, Abdul Rahman Ansyori, kehadiran Golden Buoy Bifrost adalah tonggak bersejarah bagi Indonesia. “Sistem Kabel Bifrost akan menjadi tulang punggung ekonomi digital Indonesia dan membuka jalan bagi proyek-proyek kabel bawah laut masa depan,” ujarnya. Dengan kapasitas transmisi yang jauh lebih besar, sistem ini akan menguntungkan operator telekomunikasi, penyedia layanan cloud, hingga pelaku industri data center.

Dengan hadirnya Bifrost, Indonesia Timur kini memiliki akses internet kelas dunia, mempercepat transformasi digital, dan memperkuat posisinya dalam perekonomian global. Telkom, Meta, dan Keppel tak sekadar membangun kabel bawah laut, mereka sedang membentuk masa depan konektivitas digital Indonesia.

🖋️(Om Lole/*)