Manado, NyiurNews.com — Langkah strategis Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE (YSK), dalam membuka rute penerbangan Manado–Toraja dan mempercepat konektivitas darat antara Bitung dan Makassar mencerminkan visi kepemimpinan yang progresif dan berorientasi masa depan. Kebijakan ini bukan sekadar mempermudah mobilitas, tetapi menjadi tonggak percepatan pertumbuhan ekonomi lintas wilayah, mendorong industri pariwisata, dan memperluas peluang kerja di sektor-sektor vital seperti transportasi, logistik, dan aviasi. Ini adalah investasi jangka panjang yang cerdas, dengan dampak strategis yang menghubungkan denyut ekonomi Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan.
Pengamat Politik dan Sosial Sulawesi Utara, Sanny Warouw, S.Th., menyambut baik terobosan ini. Ia menegaskan bahwa penambahan rute udara dan rencana pembukaan jalur darat—termasuk proyek ambisius pembangunan kereta Bitung-Makassar—adalah ekosistem baru yang membuka ribuan lapangan pekerjaan bagi generasi muda. “Setiap jalur yang dibuka berarti ruang ekonomi baru tercipta. Mulai dari tenaga operasional bandara, layanan pariwisata, hingga sektor hospitality, semua bersinergi. Ini adalah kebijakan yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan fisik dan kesiapan sumber daya manusia,” ujarnya. Warouw juga menyoroti pentingnya pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri (demand-driven education) untuk memastikan generasi muda mampu mengisi peluang yang muncul.
Lebih dari sekadar infrastruktur, kebijakan Gubernur YSK mencerminkan model kepemimpinan transformasional yang menempatkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan pendidikan sebagai poros pembangunan berkelanjutan. Pariwisata lintas udara dan darat—dari Toraja hingga Bitung—tidak hanya mempercepat konektivitas, tetapi juga membangun identitas Sulawesi sebagai kawasan ekonomi terpadu yang kompetitif dan berdaya saing. Dengan gagasan besar membuka jalur kereta dan memperluas penerbangan antar-provinsi, YSK membuktikan bahwa pembangunan bukan slogan kosong, melainkan kerja nyata yang terukur, terarah, dan menyentuh langsung kebutuhan rakyat. (Novita R)













