Dari Sangihe untuk Sulawesi Utara—Jejak Seorang Direktur yang Menjadi Teladan Integritas dan Kepatuhan
Manado,NyiurNews.Com ▬ Ada sesuatu yang khas dalam sosok Machmud Turuis—ketenangan yang lahir dari kedalaman pengalaman, dan keteguhan yang tumbuh dari akar-akar disiplin di Bumi Nyiur Melambai. Di balik senyum ramahnya, tersimpan perjalanan panjang yang ditempa waktu dan tanggung jawab. Lahir pada 12 April 1967, ia meniti karier bukan dengan lompatan instan, melainkan dengan langkah yang konsisten dan bermakna. Sejak awal bergabung dengan Bank SulutGo pada 1990, Machmud telah mengisi setiap jabatan dengan dedikasi tanpa kompromi—dari Pemimpin Cabang hingga akhirnya dipercaya sebagai Direktur Kepatuhan, posisi yang menuntut kejujuran moral dan ketajaman nurani. Ia bukan hanya pengelola aturan, tetapi penjaga nilai—penuntun arah agar lembaga berjalan di jalur integritas.
Kini, di tengah tugas berat menjaga kepatuhan institusi, Machmud Turuis juga meneguhkan perannya sebagai Ketua Wilayah Syarikat Islam Sulawesi Utara. Di tangan dinginnya, semangat ekonomi kerakyatan dan moralitas usaha disatukan menjadi denyut yang menghidupi nilai-nilai keislaman progresif. Jejak karier dan pengabdian Machmud menjadi refleksi tentang arti sejati sebuah kepemimpinan—bahwa jabatan bukan sekadar puncak pencapaian, melainkan panggilan untuk menuntun, menata, dan menginspirasi. Dalam sosoknya, integritas bukan kata hiasan; ia menjadi napas dalam setiap langkah pengabdian.
//VIT*













