Rekam jejak panjang dan gaya kepemimpinan inklusif menguatkan agenda reformasi Pemkab Boltim.
BOLTIM,NyiurNews.Com – Di tengah dinamika pemerintahan daerah, sosok Muhamad Iksan Pangalima tampil sebagai pemimpin yang merangkul, bukan menekan. Gaya kepemimpinan itu kembali terlihat saat Bupati Oskar Manoppo menegaskan pentingnya birokrasi yang adaptif dan terbuka dalam pertemuan bersama jajaran Pemkab Boltim. “Kita membutuhkan pemimpin yang bisa menjadi penggerak, bukan sekadar pengendali,” ujar Bupati, menegaskan keyakinan terhadap Sekda baru.
Dengan rekam jejak lebih dari dua dekade, Iksan membuktikan konsistensi dalam tata kelola pemerintahan, mulai dari perencanaan, industri, hingga pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Di bawah koordinasinya, Pemkab Boltim turut mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak – Madya pada 2023—salah satu indikator kinerja yang memperlihatkan stabilitas mutu layanan publik. Dialog informal yang rutin ia bangun bersama ASN muda menjadi ruang lahirnya gagasan lintas generasi yang kini menguatkan kerja-kerja strategis Pemkab.
Pelantikannya sebagai Sekda Boltim menjadi momentum konsolidasi birokrasi yang diharapkan mempercepat agenda pembangunan daerah. Dengan landasan pendidikan dan pengalaman teknokratis yang panjang, Iksan membawa kultur kerja yang lebih kolaboratif. Komitmen itu, sebagaimana disampaikan Bupati, menjadi modal penting dalam memperkuat citra positif Pemkab Boltim sebagai pemerintahan yang progresif dan responsif.
//VIT*













