Manado, NyiurNews.com ━ Perum BULOG Sulut & Gorontalo memastikan kesiapan stok aman menjelang HBKN khususnya menghadapi Ramadan dan IdulFitri 2026.
Pinwil BULOG Sulutgo, Ermin Tora, menyampaikan bahwa saat ini stok komoditi yang dikuasai bulog adalah beras 15 ribu ton sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran hingga Mei 2026 dan stok tersebut akan terus bertambah karena saat ini Bulog SulutGo terus menyerap (membeli) gabah beras hasil produksi petani di Sulawesi Utara dan Gorontalo. Selain itu tersedia juga komoditi Gula 145 ribu kilogram dan minyak goreng 190 ribu liter. Stok pangan tersebut sangat cukup dalam menghadapi HBKN khususnya Ramadan dan IdulFitri 2026.
Dengan stok pangan yang cukup tersebut, Bulog terus melakukan penyaluran beras SPHP ke Sejumlah titik diantaranya Pasar Rakyat (utamanya Pasar SP2KP), Ritel Modern dan outlet binaan Bulog dan pada hari ini tanggal 13 februari 2026 Bulog bersama Bapanas, Satgas Pangan, Pemerintah Derah mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak diseluruh wilayah Indonesia.
Bulog SulutGo juga bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Perdagangan Kab/Kota serta satgas pangan dengan di dukung oleh Bapak Gubernur Sulawesi Utara Mayjen (Purn) Yulius Selvanus SE, melaksanakan penyaluran minyak goreng (Minyakita) secara rutin di Pasar Rakyat utamanya Pasar SP2KP di masing-masing Kabupaten/Kota seperti Pasar Bersehati dan Pinasungkulan di Kota Manado, Pasar Airmadidi di Kab. Minahasa Utara, Pasar Amurang di Kab. Minahasa Selatan, Pasar Beriman di Kota Tomohon, Pasar Girian di Kota Bitung, Pasar 23 Maret di Kotamobagu. Dengan penyaluran tersebut harga minyakita menjadi stabil dan bisa mencapai sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Strategi stabilisasi dengan menjaga ketersediaan stok pangan yang cukup di Bulog Sulut & Gorontalo serta dengan dukungan dari Pemerintah Daerah, dinas terkait, Polri dan TNI utamanya dalam menjamin kelancaran distribusi pangan yang ada di Bulog maka stabilitas harga pangan dan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat di setiap daerah akan lebih terjamin.
(Humas Bulog)













