16 atlet dikirim ke Open Turnamen Pencak Silat Minahasa Selatan sebagai bagian dari konsistensi pemerintah daerah mendorong pembinaan atlet berkelanjutan.
BOLTIM, NyiurNews.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali menegaskan keberpihakannya terhadap pengembangan prestasi olahraga daerah. Hal itu tercermin dalam pelepasan resmi 16 atlet pencak silat Merpati Putih yang akan berlaga pada Open Turnamen Pencak Silat di Kabupaten Minahasa Selatan, 3–5 Februari 2026. Bertempat di Kantor Bupati Boltim, pelepasan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima yang hadir mewakili Bupati, sekaligus membawa pesan kuat bahwa olahraga prestasi menjadi bagian dari agenda pembangunan sumber daya manusia di Boltim.

Dalam sambutannya, Sekda Iksan Pangalima menggarisbawahi capaian kontingen Boltim pada kejuaraan sebelumnya di Bolaang Mongondow Utara yang berhasil mengoleksi tujuh medali—tiga emas dan empat perak. Ia menyebut capaian tersebut sebagai indikator kemajuan pembinaan atlet yang selama ini didorong secara konsisten oleh pemerintah daerah. Menurutnya, keikutsertaan pada turnamen berskala regional Indonesia Timur di Minahasa Selatan menjadi momentum penting untuk mengukur daya saing atlet Boltim sekaligus mengangkat nama daerah di tingkat yang lebih luas.

Lebih jauh, Sekda menegaskan bahwa Pemkab Boltim tidak hanya melepas atlet untuk bertanding, tetapi juga memastikan dukungan administratif dan teknis berjalan optimal. Ia meminta pelatih dan jajaran terkait menjaga koordinasi berjenjang agar setiap kebutuhan atlet dapat direspons cepat. “Pemerintah daerah hadir bukan hanya sebagai pemberi mandat, tetapi sebagai mitra yang menyiapkan ruang tumbuh bagi prestasi. Kami ingin para atlet berangkat dengan percaya diri, bertanding dengan sportivitas, dan pulang membawa kebanggaan bagi Boltim,” ujar Iksan Pangalima.
Langkah Pemkab Boltim melepas kontingen pencak silat Merpati Putih tidak sekadar agenda seremonial. Di balik itu, terlihat konsistensi pemerintah daerah dalam membangun ekosistem olahraga prestasi yang berkelanjutan. Peran Sekda M. Iksan Pangalima menjadi penghubung strategis antara kebijakan daerah dan pelaksanaan teknis di lapangan. Pendekatan yang komunikatif, dukungan administratif yang terstruktur, serta penekanan pada sportivitas menjadi cerminan tata kelola pemerintahan yang mendorong prestasi sebagai bagian dari identitas daerah.
//VIT*













