SPI KPK Tempatkan Boltim di Zona Hijau, Oskar Manoppo Tegaskan Integritas Jadi Fondasi Pemerintahan

Avatar photo
Ket Foto : Bupati Boltim Oskar Manoppo menyampaikan apresiasi kepada jajaran ASN atas capaian SPI KPK yang menempatkan Boltim di zona hijau integritas. (Ist)

Raih peringkat ketiga se-Sulawesi Utara, Pemkab Boltim dinilai konsisten membangun tata kelola bersih dan transparan

BOLTIM, NyiurNews.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali menorehkan capaian penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan. Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pemkab Boltim meraih nilai 79,61 dan menempati peringkat ketiga dari 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara. Capaian tersebut sekaligus mengantarkan Boltim masuk dalam zona hijau, kategori daerah dengan tingkat integritas tinggi, di bawah Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kota Kotamobagu.

Ket Foto : Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menempati peringkat ketiga SPI KPK se-Sulawesi Utara dengan nilai 79,61, menegaskan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang berintegritas. (Ist)

Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, menyebut capaian ini sebagai refleksi kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menjaga nilai integritas birokrasi. “Masuknya Boltim ke zona hijau SPI KPK menunjukkan bahwa komitmen terhadap pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi tidak berhenti pada wacana, tetapi dijalankan secara konsisten,” ujar Oskar. Ia menegaskan, integritas bukan sekadar target penilaian, melainkan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sejalan dengan itu, Sekretaris Daerah Boltim Iksan Pangalima menilai capaian SPI KPK sebagai penguat arah kebijakan reformasi birokrasi di daerah. “Hasil ini menjadi energi positif bagi seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat sistem pengendalian internal dan budaya kerja yang akuntabel. Kami memastikan setiap proses pemerintahan berjalan terukur, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan publik,” kata Iksan. Pemkab Boltim menegaskan akan menjadikan capaian ini sebagai pijakan untuk terus meningkatkan standar tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan berkelanjutan.

//VIT*