Manado, NyiurNews.com — 15 September 2025 — BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado memperkuat komitmennya dalam mendorong keterbukaan informasi publik melalui kegiatan Ngopi Bareng Media & Forum Group Discussion (FGD). Acara yang digelar di MM Juice Kawasan Megamas Manado ini menghadirkan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Utara, Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Utara, serta insan pers. Tujuannya untuk membangun komunikasi konstruktif sekaligus memperkuat peran media dalam menyampaikan informasi layanan kesehatan kepada masyarakat.

Kepala Cabang Utama BPJS Kesehatan Manado, Daniel C. Tambayong, menegaskan bahwa media adalah mitra strategis dalam mengawal keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). “Kami berharap media dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarluaskan informasi program layanan BPJS Kesehatan, baik layanan tatap muka maupun kanal digital seperti Pandawa, Viola, hingga program New Rehab 2.0. Semua ini demi memastikan masyarakat semakin mudah mengakses layanan kesehatan yang berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPID Sulut Dr. Trully Kerap, M.Kes, menekankan pentingnya penyiaran yang sehat dan edukatif di tengah derasnya arus digitalisasi. “Sebagai KPID, kami berkewajiban memastikan penyiaran tetap berada di jalur yang benar, sesuai koridor hukum, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Kami mengajak insan pers menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, menjaga marwah profesi, serta terus bersinergi mendukung keterbukaan informasi publik. Kehadiran BPJS Kesehatan bersama KPID dan KIP menjadi bukti nyata kolaborasi untuk kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan Ketua KIP Sulut, Andre Mongdong, yang menegaskan pentingnya transparansi dalam pelayanan publik. “UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menegaskan bahwa masyarakat berhak atas informasi yang benar, transparan, dan bertanggung jawab. Sinergi antara BPJS Kesehatan, KPID, KIP, dan media adalah langkah nyata agar publik mendapatkan informasi akurat terkait layanan jaminan kesehatan nasional,” tandasnya.
Di sisi lain, Kepala Bagian Multi Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Manado, Chrisye Thielea Tangkawarouw, turut menambahkan penjelasan terkait inovasi layanan yang sudah tersedia. “Selain layanan tatap muka, BPJS Kesehatan kini membuka kanal digital yang semakin mudah diakses. Pandawa hadir sebagai layanan administrasi dan pengaduan lewat WhatsApp di nomor 08118165165. Ada juga Viola, Virtual Office Layanan Peserta untuk konsultasi tanpa tatap muka, serta program Rehab 2.0 yang memberi solusi bagi peserta dengan tunggakan iuran. Semua ini dirancang demi kepentingan dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Yudi perwakilan media yang hadir juga menyatakan kesiapan mendukung keterbukaan informasi publik. “Keterbukaan informasi adalah fondasi kepercayaan. Media siap mengawal dan menyebarluaskan program BPJS Kesehatan agar masyarakat semakin memahami manfaat JKN-KIS serta layanan digital yang inovatif,” ujarnya.
Kegiatan ini selaras dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang mewajibkan badan publik menyampaikan informasi secara transparan, serta UU No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran yang mengatur agar lembaga penyiaran mengedepankan kepentingan publik, pendidikan, dan kontrol sosial.
[ Om Lole ]













