Perkuat Budaya Integritas, Bank SulutGo Tegaskan Nol Toleransi terhadap Fraud dan Penyuapan

Avatar photo
Ket foto : Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Bank SulutGo menandatangani Pakta Integritas Anti Fraud dan Anti Penyuapan 2026 sebagai wujud komitmen tata kelola bersih. (Ist)

Penandatanganan Pakta Integritas 2026 menjadi sinyal konsistensi BSG menjaga kepercayaan publik dan tata kelola perbankan yang bersih

MANADO, NyiurNews.com – Senin (12/1/2026) — PT Bank SulutGo (BSG) kembali menegaskan posisinya sebagai institusi perbankan daerah yang menjunjung tinggi tata kelola bersih dan berintegritas. Melalui Sosialisasi dan Penandatanganan Pakta Integritas Anti Fraud dan Anti Penyuapan Tahun 2026 yang digelar di Kantor Pusat BSG Manado, manajemen BSG menempatkan isu integritas sebagai fondasi utama keberlanjutan bisnis dan kepercayaan nasabah.

Direktur Utama BSG Revino M. Pepah menyatakan, komitmen tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk memastikan seluruh proses bisnis berjalan transparan dan profesional. Sejalan dengan itu, Direktur Kepatuhan BSG H. Machmud Turuis menegaskan bahwa pakta integritas menjadi instrumen pengendalian internal yang krusial. “Kepatuhan dan integritas adalah benteng utama perbankan. Dengan komitmen bersama ini, kami memastikan setiap insan Bank SulutGo bekerja dalam koridor etika, regulasi, dan kepentingan nasabah,” ujar Machmud, menegaskan pendekatan pencegahan sebagai kunci mitigasi risiko.

Penandatanganan pakta integritas dilakukan oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, diawali Komisaris Utama Ramoy M. Luntungan dan Komisaris Djafar Alkatiri, kemudian dilanjutkan Direktur Utama Revino M. Pepah, Direktur Operasional Louisa M. Parengkuan, serta Direktur Kepatuhan Machmud Turuis. Keterlibatan pimpinan hingga level Group Head dan Pemimpin Divisi mencerminkan komitmen kolektif BSG dalam membangun budaya kerja bersih, sekaligus memperkuat posisi Bank SulutGo sebagai bank daerah yang kredibel dan dipercaya di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

//VIT*