Dalam upacara penuh khidmat, Pimpinan Wilayah Bulog SulutGo, Ermin Tora, mengajak jajarannya meneladani semangat para pahlawan melalui kerja nyata dan pengabdian untuk ketahanan pangan negeri.
Manado, NyiurNews.Com ▬ Dihalaman Kantor Bulog SulutGo di Jalan Diponegoro No. 7-8, Kota Manado, udara pagi terasa bergetar oleh gema semangat yang tak kasat mata. Barisan karyawan berdiri tegak, mengenakan seragam kebanggaan, sementara Sang Merah Putih perlahan naik menembus langit Manado. Di tengah upacara peringatan Hari Pahlawan, Pimpinan Wilayah Bulog SulutGo, Ermin Tora, tampil dengan ketenangan yang berwibawa — sosok pemimpin yang tak hanya memimpin dengan kata, tetapi dengan keteladanan. Dalam suaranya yang tenang namun tegas, ia mengingatkan, “Perjuangan para pahlawan kini hidup dalam bentuk pengabdian kita — menjaga pangan rakyat, menjaga Indonesia.”
Upacara itu bukan sekadar seremoni, melainkan cermin jiwa kolektif Bulog SulutGo yang berdetak serempak dengan denyut bangsa. Di bawah kepemimpinan Ermin Tora, nilai patriotisme diterjemahkan ke dalam aksi nyata: menjaga stabilitas harga, memastikan stok beras, dan hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Seolah ingin menegaskan bahwa di era modern pun, kepahlawanan tak lagi berwujud senjata, melainkan pelayanan, integritas, dan kerja tulus. Upacara pagi itu menjadi simbol — bahwa Bulog SulutGo bukan sekadar institusi, tetapi medan pengabdian yang memelihara harapan bangsa.
//Vit*













