Fitnah Tak Akan Meruntuhkan Integritas: Kadis Kominfo Sulut Steven Liow Buka Suara, Tantang Profesionalisme Pers Abal-Abal

Avatar photo

Manado, NyiurNews.com – Di tengah gempuran pemberitaan sepihak dan tendensius yang menyudutkan Dinas Kominfo Sulawesi Utara, Kadis Kominfo Steven Liow akhirnya angkat bicara. Dengan ketegasan yang berkelas dan ketelitian khas pejabat profesional, beliau menepis seluruh tudingan tak berdasar. “Jangan buat berita fitnah, tidak ada temuan oleh BPK dan Inspektorat. Semua sesuai regulasi,” ujar Steven Liow. Pernyataan ini bukan sekadar pembelaan, melainkan peringatan tegas bagi oknum media yang mencederai prinsip dasar jurnalisme: verifikasi dan keadilan.

Alih-alih melakukan konfirmasi atau klarifikasi, pemberitaan yang menyerang Steven Liow justru sarat asumsi dan narasi yang mengaburkan fakta. Ini bukan sekadar bentuk serangan pribadi, tetapi juga ancaman nyata terhadap profesionalisme birokrasi dan kredibilitas pemerintah daerah. Tindakan menyebar fitnah tanpa dasar hukum adalah bentuk kemunduran demokrasi, bukan kebebasan pers. Kadis Kominfo Sulut telah menjalankan tugasnya dengan teliti, menjunjung tinggi regulasi, dan menjamin transparansi—sebuah etos kerja yang patut menjadi teladan bagi pejabat lainnya.

Dalam dunia yang kerap disesaki opini liar, integritas harus tetap berdiri tegak. Kadis Steven Liow bukan hanya menjadi benteng kehormatan Dinas Kominfo Sulut, tetapi juga simbol pejabat modern yang tidak tergoda permainan opini, melainkan bekerja berdasarkan aturan dan akuntabilitas. Media yang sejati adalah mitra demokrasi, bukan alat provokasi. Maka pantaslah publik mempertanyakan—siapa sebenarnya yang layak dipercaya: pejabat yang terbuka dan transparan, atau oknum media yang melempar tuduhan tanpa dasar?

(Sp/*)