Gerakan Pangan Murah membuka babak baru kepedulian publik—saat tangan pemerintah dan rakyat saling menyapa lewat harga beras yang menenangkan hati.
Manado, NyiurNews.Com- Pagi itu, Jumat 7 November 2025, udara Sario beraroma solidaritas. Di halaman Kantor Camat Sario, masyarakat berbondong-bondong—bukan untuk menuntut, melainkan untuk merasakan sentuhan nyata dari kepedulian negara. “Gerakan Pangan Murah” yang digelar Polresta Manado bersama Polsek Sario, berkolaborasi dengan Bulog SulutGo, menjadi panggung sederhana namun bermakna: di mana kebutuhan pokok rakyat dijangkau dengan harga yang bersahabat. Seolah negara turun tangan dengan cara paling lembut—melalui butiran beras yang sarat makna keadilan.
Di balik harmoni itu, sosok Ermin Tora, Pimpinan Wilayah Bulog SulutGo, tampil bukan sekadar sebagai birokrat, melainkan sebagai penggerak semangat kemanusiaan. Di bawah arahannya, Bulog SulutGo bukan hanya mengendalikan stok dan harga, tapi juga merawat rasa tenteram di dada masyarakat. Gerakan ini bukan sekadar jual beli—ini tentang hadirnya empati dalam kebijakan, tentang kehadiran pemerintah yang bukan di podium, tapi di tengah rakyatnya. Sario pagi itu mengajarkan kita satu hal: bahwa kebaikan bisa dikemas dalam karung beras dan senyum tulus para pelayan publik.
(VIT)













