Seruan Penggembalaan Pejabat Sementara Ketua BPMS GMIM Menggema dari Tomohon: Mengajak Gereja Kembali pada Kasih yang Murni dan Pelayanan yang Sejati
Tomohon, NyiurNews.Com — Di kota sejuk yang selalu diselimuti kabut doa dan wangi tanah Minahasa, sebuah suara rohani bergema lembut namun berwibawa. Dari mimbar pelayanan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Teol, melantunkan Seruan Penggembalaan — bukan sekadar himbauan administratif, melainkan sapaan jiwa dari seorang gembala kepada kawanan domba yang dikasihi Tuhan. Kata-katanya mengalir bukan dari ruang birokrasi, tetapi dari kedalaman spiritual seorang pelayan yang menyadari: gereja bukan gedung, melainkan denyut kehidupan umat yang dipersatukan oleh kasih.
Seolah membentang jembatan antara masa lalu dan masa kini, Pdt. Wenas mengingatkan kembali akar sejarah GMIM — yang sejak 30 September 1934 telah berdiri sebagai gereja mandiri, berakar di tanah Minahasa namun berbuah hingga ke ujung dunia. “GMIM bukan milik segelintir orang, melainkan tubuh Kristus yang hidup,” begitu maknanya terpatri di hati pendengar. Dalam nada penuh teduh, ia menegaskan bahwa panggilan pelayanan bukan tentang jabatan, melainkan kesetiaan; bukan tentang kuasa, melainkan kerendahan hati dalam mengasihi dan melayani.
Kini, di bawah tongkat penggembalaan yang baru ia emban sejak 27 Oktober 2025, Pdt. Dr. Wenas menyalakan kembali lentera kesetiaan itu. Ia mengajak seluruh pelayan Tuhan — dari pendeta hingga kostor jemaat — untuk berjalan seirama dalam terang koinonia, marturia, dan diakonia. Seruannya menembus ruang pelayanan, menembus batas institusi, hingga menyentuh kalbu: agar GMIM tetap menjadi cahaya di tengah dunia yang semakin redup oleh hiruk-pikuk kepentingan. Dan di ujung pesannya, ia menutup dengan kalimat sederhana, namun penuh daya hidup iman: “Tuhan Yesus, Kepala Gereja, menyertai kita semua.” Kalimat itu pun menggema — bukan hanya di ruang ibadah, tapi juga di hati setiap insan yang percaya bahwa kasih Tuhan tak pernah berhenti menetes di tanah yang diberkati ini.
//VIT*













