Gunung Api Ruang Naik Status Awas, Radius 10 Km Disterilkan

Avatar photo
Erupsi Gunung Api Ruang di Kabupaten Sitaro. (Istimewa)

Gubernur juga mengimbau kepada masyakarat untuk menjauhi aktivitas di sekitar Gunung Api Ruang.
“Kami himbau masyarakat untuk menjauhi gunung api ruang. Semua harus waspada agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan” tutur OD.

Pemerintah juga sudah mengirimkan bantuan kepada para korban yang telah dievakuasi. Sebagaimana gerak cepat yang dilakukan Pemerintah Provinsi kepada korban bencana alam di Kota Bitung. “Bantuan sudah kami kirimkan untuk para korban yang dievakuasi.” Pungkasnya.

Adapun tim bantuan sudah dikirim berupa kasur 20 lembar, masker 5000 pcs, terpal,selimut 20 lembar, mie instant 15 dos, makanan siap saji 800 paket, lauk pauk siap saji 500 paket,makanan anak 500 paket, selimut 100 lembar, sandang dewasa 200 paket, sandang anak 150 paket, family kids 160 paket, kif wear 100 paket, tenda gulung 100 lembar,tenda keluarga 20 unit dan tenda serba guna 2 unit.

Tim dari Dinsos Sulut pun telah berangkat membawa bantuan bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sementara itu, terkait situasi terkini, dilaporkan oleh Lucky Mandagi bahwa persiapan Alat untuk evakuasi 2 unit kapal Ferry (KMP Lokong Banua dan KMP Lohoraung) ditambah dengan perahu penyeberangan milik warga.

Menurutnya, kebutuhan mendesak saat ini yakni alat tidur, makanan siap saji dan masker. Adapun titik kumpul pengungsian yakni Gereja GMIST Nazareth Bahoi, Balai Latihan Kerja Bahoi, GOR Tagulandang dan Balai Pertemuan umum Kecamatan Tagulandang.

“Dan untuk alternatif terkait perluasan dampak erupsi maka akan di fungsikan rumah-rumah ibadah di wilayah tagulandang selatan dan tagulandang Utara. jangkauan komunikasi khususnya di kampung laingpatehi minus signal telepon seluler. Untuk kampung Pumpente signal telepon seluler masih baik,” terangnya. (*)