Saat ini Pemerintah Daerah, BPBD Provinsi dan Kabupaten terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Ruang, Desa Tulusan, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.
Tercatat untuk warga yang dievakuasi sejumlah 123 orang (Wanita : 74 orang
Pria : 49 orang).
Adapun untuk Pengungsi, saat ini terbagi ke beberapa titik yaitu;
– Rudis Camat Siau Timur (Camat Siau Timur dan Kadis Pendidikan)
– Museum Kec. Siau Timur (Kadis Parbud dan Plt Kadis DLHP)
– Kantor Resor Siau Timur (Kadis P3AP2KB dan Kaban Kesbangpol)
– Pasar Mebura (Kadis Perindagnaker dan Inspektur)
– Shelter Paseng Siau Barat (Kalak BPBD, Kadis Dinsos dan Kadis PU)
– Aula Gereja Gmist Ondong (Camat sibar dan Kaban BKPSDM).
Gubernur Sulawesi Utara Prof DR (HC) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (ODSK) saat ini terus melakukan penanganan secara komprehensif terhadap korban terdampak erupsi gunung ruang.
ODSK juga Meminta Tim Tanggap darurat mempersiapkan Bapelkes dan BPG Pineleng sebagai tempat pengungsian yang memadai untuk korban gunung ruang.
“Warga yang terdampak akan ditangani dengan baik. Bagi yang mengungsi di Bitung akan disiapkan Asrama BLK BITUNG. Begitu juga di Manado akan disiapkan di Bapelkes dan BPG Pineleng” Ujar Sekprov Sulut Steve Kepel saat memimpin Rapat, Rabu (01/05/24).
Selain itu, Pemprov juga sedang mempersiapkan data untuk laporan kepada Kepala BNPB Pusat. (***)













