Manado  

Imbas Erupsi Gunung Ruang Bandara Samrat Masih Tutup, 19.000 Penumpang Belum Bisa Terbang

Avatar photo
Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado masih belum beroperasi hingga Senin (22/4/2024) siang ini, dikarenakan imbas erupsi Gunung Ruang di Sitaro. (Istimewa)

Banyak dari penumpang yang Bertanya-tanya kenapa bandara harus ditutup, padahal Gunung Ruang sudah tidak mengeluakan letusan? Seberapa besar pengaruh abu vulkanik terhadap keselematan penerbangan?

Sekadar diketahui, abu vulkanik yang diakibatkan dari letusan gunung akan sangat bebahaya.

Pertama, Abrasi Permukaan Pesawat. Dimana partikel abu vulkanik yang keras dan tajam dapat menggores permukaan pesawat, termasuk kaca depan kokpit dan sayap.

Kemudian, Abu vulkanik di atmosfer bisa signifikan mengurangi visibilitas, membahayakan terutama saat
lepas landas dan mendarat. Dapat mengganggu aerodinamika pesawat.

Dari sisi kerusakan pada Mesin, Abu vulkanik yang masuk ke mesin dapat meleleh dan kemudian mengeras, mengganggu aliran udara dan efisiensi mesin. Dalam kondisi tertentu, hal ini dapat menyebabkan mesin berhenti beroperasi.

Atas pertimbangan di atas, Manajemen Bandara dan seluruh stakeholder memutuskan untuk tetap tutup sementara operasional bandara sampai kondisi normal seperti biasa. (*)