Marc Klok Bongkar Sosok Shin Tae-yong: ‘Diktator’

Avatar photo
Marc Klok. (Foto: istimewa)

Jakarta, Nyiurnews.com – Pemain tengah Persib Bandung, Marc Klok, melontarkan kritik tajam terhadap mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang baru saja diberhentikan oleh PSSI pada 6 Januari lalu. Dalam pernyataan terbarunya, Klok menyebut Shin sebagai seorang “diktator” yang selalu ingin memegang kendali penuh atas tim.

“Dia benar-benar seorang diktator. Dia ingin berada di atas kelompoknya,” ungkap Klok, seperti dilansir dari Suara.com. Komentar ini langsung memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.

Shin Tae-yong, yang menjabat sejak 2019, didepak PSSI dengan alasan dinamika kepemimpinan, komunikasi, dan taktik. Kendati dihujani pujian atas kontribusinya membangun fondasi sepak bola Indonesia, gaya kepemimpinannya disebut-sebut menjadi akar konflik internal. Isu perselisihan dengan pemain keturunan bahkan sempat mencuat sebelum pemecatannya.

Klok, yang terakhir kali membela Timnas pada laga melawan Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, tak segan membeberkan pengalaman pribadinya. “Kendala bahasa menjadi masalah besar. Jika Anda berdebat dengannya, nama Anda bisa dicoret dari daftar pemain. Itu yang terjadi pada saya,” tegasnya.

Di tengah kontroversi ini, PSSI telah menunjuk legenda Belanda, Patrick Kluivert, sebagai pengganti Shin Tae-yong. Kluivert dijadwalkan diperkenalkan secara resmi pada 12 Januari mendatang, membuka babak baru bagi Timnas Indonesia yang tengah mencari arah baru.

Tensi panas di balik layar Timnas kini jadi sorotan publik. Pertanyaan besar pun muncul: Apakah pergantian pelatih mampu menghapus bayang-bayang “kediktatoran” yang disebut-sebut mencoreng dinamika internal skuad Garuda? (Don/*)