MANADO, NyiurNews.com โ Tragedi kebakaran KM Barcelona VA di perairan Pulau Talise, Sulawesi Utara, meninggalkan luka kemanusiaan yang tak ringan. Namun, negara tidak tinggal diam. Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Ir. Dudy Purwagandhi, hadir langsung di RSUD ODSK Provinsi Sulut pada Senin, 21 Juli 2025, untuk meninjau penanganan para korban yang selamat.

Didampingi jajaran pejabat Kementerian Perhubungan, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulut, perwakilan Basarnas, BPBD, dan Jasa Raharja, kunjungan Menhub menjadi penegas bahwa negara hadir, bukan sekadar dalam pidato, tetapi dalam tindakan nyata di lapangan. Duka disampaikan, tetapi yang lebih penting: komitmen untuk membenahi sistem transportasi laut nasional yang dinilai masih menyimpan celah kelalaian.

Direktur RSUD ODSK Provinsi Sulut, dr. Lidya Evalien Tulus, M.Kes, menjelaskan bahwa sejak malam kejadian, rumah sakit telah menerima 13 korban dalam kondisi beragam. Semua langsung ditangani di IGD dengan sistem penanganan cepat oleh tim dokter dan perawat RSUD Tipe B Provinsi Sulut, rumah sakit rujukan kebanggaan Sulawesi Utara. Hingga hari ini, 7 pasien masih dirawat intensif, sementara sisanya telah diperbolehkan menjalani rawat jalan.

โSesuai instruksi Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, seluruh pelayanan diberikan secara gratis, cepat, dan menyeluruh, termasuk penyediaan makanan, pakaian, hingga pendampingan trauma healing,โ ujar dr. Lidya. Ia menegaskan, RSUD ODSK bukan sekadar fasilitas kesehatan, melainkan benteng tangguh dalam misi kemanusiaan di Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan itu, Menhub Dudy Purwagandhi secara terbuka memuji kepemimpinan dr. Lidya, yang dinilainya sigap, terorganisasi, dan berorientasi pada kemanusiaan. Ia menyebut RSUD ODSK sebagai contoh nyata bahwa rumah sakit daerah dapat menjadi benteng utama dalam respon bencana nasional. โSaya sangat mengapresiasi kinerja Ibu Direktur bersama seluruh tim medis. Ini adalah bentuk layanan publik yang menyentuh nurani,โ ujar Menhub.
Tak hanya kepada direktur, apresiasi juga diberikan kepada seluruh tim medis, termasuk Kepala Bidang Keperawatan Ns. Arthur D.T.B. Lapian, SE, S.Kep, M.Kes, MARS, yang juga merupakan anggota Majelis Disiplin Profesi Konsil Kesehatan Indonesia. Lapian adalah figur yang baru-baru ini turut mendampingi tindakan medis berstandar tinggi berupa Digital Subtraction Angiography (DSA) oleh Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto di RSUD Tipe B Provinsi Sulut.

Kolaborasi dari Tim SAR, BPBD, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, dan relawan, memperlihatkan bahwa saat nyawa terancam, respons kemanusiaan adalah kewajiban, bukan pilihan. Menhub menegaskan, โSetiap tragedi menjadi pelajaran. Sistem transportasi laut harus terus dibenahi agar lebih aman dan manusiawi.โ

Pernyataan itu menjadi titik tekan bahwa kehadiran negara tidak hanya dalam bentuk instruksi, tetapi juga dalam pelayanan yang menyentuh akar persoalanโdan RSUD ODSK telah membuktikan, bahwa di Sulawesi Utara, mutu layanan kesehatan mampu berjalan seiring dengan empati dan kecepatan.
โ๏ธ(Don/Om Lole)













