“Tingkat pengangguran terbuka sejak tahun 2020 konsisten melanjutkan tren penurunan hingga periode Agustus 2023 menjadi 6,1 persen. Tingkat kemiskinan Sulut juga menjadi yang terendah di wilayah regional pulau Sulawesi,” jelasnya.
Ia mengajak, kepada seluruh kepala daerah di Sulut serta seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi pelaksanaan anggaran daerah di tahun sebelumnya.
“Hal itu penting untuk kita jadikan sebagai masukan berharga dalam merumuskan kebijakan-kebijakan yang akan kita implementasikan di tahun 2024,” katanya.
Tak lupa, Wagub mengapresiasi Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulut yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini.

“Ini awal yang positif karena akan memberikan apresiasi kepada Pemda yang memiliki kinerja terbaik dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya pengelolaan dana transfer ke daerah,” tegasnya.
Selain itu, lanjut dia, pada kegiatan ini juga ada diskusi mengenai kapasitas fiskal daerah.
“Kita sama-sama berharap dapat memperoleh insights dari narasumber mengenai apa saja yang perlu kita lakukan dalam meningkatkan kapasitas fiskal daerah. Kapasitas fiskal yang kuat akan mendukung upaya kita bersama dalam melaksanakan pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulut,” tandasnya. (*)













