Serbuan Militer! Polisi Militer TNI AD Libas Sarang Narkoba di Medan

Avatar photo
TNI Grebek Basis Narkoba di Medan, Fakta Mengejutkan Terungkap. (Foto: istimewa)

MEDAN | NYIURNEWS.com – Sabtu (1/2) – Dalam sebuah operasi kilat yang penuh ketegangan, Polisi Militer Kodam I/Bukit Barisan (Pomdam I/BB) menggerebek markas peredaran narkoba di Jalan Kelambir 5, Gang Tower, Medan Sunggal. Penggerebekan ini mengungkap aktivitas ilegal yang telah lama meresahkan masyarakat, dengan empat orang berhasil diamankan bersama barang bukti yang mencengangkan.

Operasi ini berawal dari laporan masyarakat yang mencium aroma mencurigakan di lokasi tersebut. Merespons informasi tersebut, Danpomdam I/BB, Kolonel Cpm Uncok A.M. Simanjuntak, memerintahkan tim investigasi untuk menggali fakta di lapangan. Hasilnya, dugaan itu terkonfirmasi: tempat ini bukan sekadar hunian, melainkan pusat distribusi narkotika yang beroperasi dengan sistem terorganisir.

Tak ingin memberi ruang bagi para pelaku untuk melarikan diri, sebanyak 46 personel gabungan dari Pomdam I/BB dan Denpom I/5 Medan diterjunkan dalam operasi penindakan. Sekira pukul 19.30 WIB, tim bergerak dalam formasi taktis, mengepung lokasi dengan presisi militer. Para pelaku yang panik mencoba kabur, bahkan ada yang nekat melompat ke sungai demi menghindari penangkapan. Namun, kecepatan dan ketelitian aparat memastikan empat tersangka berhasil diringkus, termasuk seorang perempuan yang diduga sebagai kasir jaringan tersebut.

Hasil penggeledahan di tempat kejadian mengungkap skala operasi yang cukup besar. Petugas menyita 20 paket sabu dengan berat total sekitar 30 gram, 15 alat hisap, dua unit ponsel, 10 korek api gas, serta tujuh sepeda motor yang diduga digunakan dalam transaksi narkoba. Barang bukti tersebut langsung diamankan ke Mapomdam I/BB untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Kolonel Cpm Uncok A.M. Simanjuntak menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung pemberantasan narkotika. “Kami tidak akan memberi celah bagi peredaran narkoba di wilayah ini, terlebih jika ada keterlibatan oknum prajurit. Kami akan terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya dengan tegas.

Saat ini, para tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif. Pihak Pomdam I/BB telah berkoordinasi dengan Polrestabes Medan guna memastikan proses hukum berjalan transparan dan tuntas. Operasi ini menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak akan tinggal diam dalam perang melawan narkoba. (Don/*)

Sumber: Dispenad.