Selama itu, kolaborasi duet ODSK berhasil menahan secara konsisten sebanyak 100 kali neraca perdagangan Sulut selalu surplus.
Dengan menghasilkan nilai akumulasi surplus mencapai 6.585,81 miliar US Dollar. Atau jika dirupiahkan kurs saat ini, kurang lebih sebanyak Rp108 triliun.
Dengan hitungan ini, berarti kolaborasi duet ODSK selama kurang lebih 8 tahun pimpin Sulut, telah memberi kontribusi Rp108 triliun bagi daerah ini dan menaikkan PDRB per kapita Sulut.
Sederhananya, duet ODSK, lewat berbagai kebijakan mereka dalam menggenjot ekspor komoditi andalan Sulut, tiap bulan memberi kontribusi Rp1 triliun lebih.
Uang Rp1 triliun tiap bulan devisa hasil ekspor itu tentu saja terserap di masyarakat dan dinikmati tiap bulan oleh seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Utara.
Yang dimaksud neraca perdagangan adalah neraca ekspor-impor. Yakni perbedaan antara nilai ekspor dan impor pada periode waktu tertentu, diukur menggunakan mata uang yang berlaku.
Neraca positif artinya terjadi surplus perdagangan jika nilai ekspor lebih tinggi dari impor. Sebaliknya untuk neraca negatif. (*)













