Manado, NyiurNews.com ━ Mutu pelayanan kesehatan di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Malalayang Manado kembali menuai sorotan tajam. Kritik keras datang dari seorang pasien bernama Ryzky Alex Kasenda, yang dirawat di ruang Kelas III, Kamar 213, IRINA C-2, sejak Selasa malam. Pasien dengan nada kecewa menegaskan, “Dari hari pertama suster hanya satu orang,” ungkapnya, seraya menambahkan bahwa dirinya bahkan harus didorong ke ruang perawatan oleh rekan-rekan wasit basket, karena minimnya tenaga medis yang membantu. Kelambanan pelayanan dokter juga dikeluhkan, sehingga memperkuat kesan buruk atas mutu layanan rumah sakit rujukan terbesar di Sulawesi Utara ini.
Lebih memiriskan, pasien mengaku tubuhnya sampai mengalami luka di bagian belakang, diduga akibat tempat tidur yang tidak dilengkapi sprei sejak awal. Fakta ini mengindikasikan lemahnya pengawasan mutu layanan, baik oleh Direktur RSUP Kandou, Kepala Bidang Mutu Pelayanan, maupun jajaran Kepala Medik yang seharusnya bertanggung jawab atas standar kesehatan dan kenyamanan pasien. Sorotan publik pun kian tajam setelah Aktivis muda Sulawesi Utara, sekaligus Wakil Ketua Investigasi LSM Kibar Nusantara Merdeka dan Pimpinan Media Nyiur News, Donny Liow alias Om Lole, bersama tim LSM KIBAR, menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa dibiarkan. “RS Kandou adalah simbol layanan kesehatan rujukan di Sulut. Jika standar sekelas ini saja bobrok, lalu bagaimana nasib masyarakat kecil yang berharap pada pelayanan publik yang manusiawi?” tegas Om Lole.
[ Tim/** ]













