Kepada para kader dan simpatisan yang hadir, Rio membeberkan kader PDI Perjuangan selalu ditekankan untuk wajib melakukan kerja-kerja sosial kepada masyarakat setiap hari sebelum dan sesudah pemilu.
“Setiap hari dan setiap saat kami diajarkan bahwa kerja sosial itu bukan hanya mendrkati pemilu saja,” ujar dia.
Ia menjelaskan, baik capres-cawapres maupun calon legislatif yang lahir dari rahim PDI Perjuangan harus mengikuti sekolah kader. 80 persen sekolah partai diajarkan bela negara dan kerja sosial masyarakat.
“Maka dari itu, calon-calon dari PDI Perjuangan biasa adalah orang-orang yang langsung turun ke masyarakat,” sebut dia.
Diamencontohkanprogram-program dari Ganjar-Mahfud. 21 program mulai dari satu keluarga miskin satu sarjana, mudah berusaha, termasuk UMKM dan koperasi hingga KTP sakti merupakan aspirasi yang diterima langsung dari masyarakat.
“Ganjar-Mahfud mendengarkan aspirasi karena rajin turun ke masyarakat. Aspirasi dijawab dengan visi-misi yang menjawab keresahan masyarakat dan bukan sekedar janji manis,” tutur dia.













