MANADO, NyiurNews.com – Kilau prestasi kembali mewarnai kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus. Kali ini, sorotan datang dari Ketua Masyarakat Lingkar Tambang Sulawesi Utara, Sanny Warouw, S.Th, yang dengan penuh keyakinan menyebut Gubernur YSK sebagai sosok visioner yang berhasil menempatkan Sulut di puncak capaian nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 182.K/MB.01/MEM.B/2025, Sulawesi Utara resmi menjadi provinsi dengan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) terbanyak di Indonesia, yakni 30 blok. Capaian ini bukan sekadar statistik, melainkan buah dari kerja keras, lobi strategis, dan komitmen kuat Gubernur YSK dalam memastikan rakyat kecil, khususnya penambang tradisional, mendapatkan legalitas, perlindungan, dan masa depan yang lebih cerah.
Sanny menegaskan, langkah Gubernur YSK ini ibarat menyalakan obor harapan di tengah perjuangan para penambang rakyat. Dengan 30 blok WPR yang sah, lebih dari 5.000 penambang kini berdiri di atas pondasi kepastian hukum, terbuka akses pembiayaan melalui KUR Pertambangan, dan mendapatkan peluang meningkatkan kesejahteraan tanpa harus dibayangi stigma ilegal. “Ini adalah bukti kepemimpinan yang memandang jauh ke depan. Gubernur YSK bukan hanya memimpin dari balik meja, tetapi turun berjuang memastikan setiap tetes keringat rakyat dibalas dengan kepastian dan perlindungan,” tutur Sanny. Ia pun menilai, keberhasilan ini menjadikan Sulut sebagai role model nasional dalam pengelolaan tambang rakyat yang legal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan—sebuah warisan kepemimpinan yang akan dikenang lintas generasi. (*)













