Wakili Gubernur Olly, Evans Steven Liow Hadiri Perayaan Puncak Hari Persatuan Remaja GMIM 2025

Avatar photo

NYIURNEWS.com – Tondano, 28 Januari 2025 – Ribuan remaja GMIM memadati Wale Ne Tou Tondano dalam suasana penuh sukacita dan semangat kebersamaan. Ibadah Agung Hari Persatuan Remaja GMIM 2025, yang sekaligus menandai perayaan HUT ke-35 Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM, menjadi momen istimewa bagi generasi muda gereja. Dengan lantunan pujian, doa syukur, dan refleksi firman Tuhan, mereka meneguhkan komitmen untuk terus hidup dalam iman dan pelayanan.

Mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Sulawesi Utara, Evans Steven Liow, S.Sos., MM., turut hadir dalam perayaan ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan dari Gubernur Sulawesi Utara, Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, SE., yang menegaskan bahwa GMIM memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kepemimpinan remaja.

“Generasi ini bukan sekadar pewaris masa depan, tetapi juga pelopor perubahan yang membawa terang Kristus ke setiap sudut kehidupan,” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh remaja GMIM untuk terus berpegang teguh pada nilai-nilai iman, kasih, dan integritas, karena mereka adalah pilar masa depan gereja dan harapan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Evans Steven Liow juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh remaja GMIM yang tetap setia dalam pelayanan. “Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yesus Kristus, karena kasih dan penyertaan-Nya, kita dapat bersama dalam Ibadah Agung Hari Persatuan Remaja GMIM Tahun 2025 dan HUT ke-35 KPRS GMIM. Perayaan ini bukan hanya momen seremonial, tetapi juga panggilan bagi kita semua untuk terus bertumbuh dalam iman dan pelayanan,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, “Tema kita hari ini, ‘Serve Without Limits’ (Efesus 2:10), mengajak kita untuk mempersembahkan pelayanan yang tulus, tanpa batas, dan penuh dedikasi. Sebagai generasi muda gereja dan bangsa, kalian adalah harapan yang akan membawa perubahan. Jadilah terang dalam dunia, tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Kristiani, dan jangan takut untuk bermimpi besar bersama Tuhan.”

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Evans Steven Liow, juga ditekankan pentingnya sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membentuk generasi muda yang berkualitas. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja sama dalam membimbing dan membekali remaja GMIM dengan nilai-nilai kepemimpinan, kebersamaan, dan pelayanan yang sejati. “Dengan kebersamaan yang erat, gereja dan pemerintah dapat menghadapi tantangan zaman dan membangun Sulawesi Utara yang lebih maju, sejahtera, serta diberkati Tuhan,” ujar Liow saat membacakan sambutan Gubernur.

Perayaan ini semakin istimewa dengan kehadiran berbagai tokoh penting, termasuk Pnt. Michaela E. Paruntu, MARS (MEP), Ketua KPRS GMIM, yang bersama panitia pelaksana telah bekerja keras menyukseskan acara ini. Dalam sambutannya, MEP mengapresiasi semangat dan partisipasi aktif remaja GMIM dalam pelayanan, serta menegaskan bahwa keberadaan mereka adalah kekuatan besar bagi gereja di masa depan.

Hadir pula Pjs. Bupati Minahasa, Dr. Noudy R.P. Tendean, S.IP., M.Si., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda Deisye Watania, M.M., M.Si., selaku Ketua Panitia Pelaksana, yang turut memberikan dukungan penuh dalam acara ini. Kehadiran para pemimpin gereja dan tokoh masyarakat semakin memperkuat sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing.

Dalam khotbahnya, Pdt. Yani Rende, M.Th., menekankan bahwa usia 35 tahun KPRS GMIM adalah bukti perjalanan iman yang penuh berkat. “Tuhan telah menetapkan setiap kita untuk melakukan pekerjaan baik yang telah dipersiapkan-Nya. Remaja GMIM harus berani melangkah dalam iman, menjadi terang di tengah dunia yang penuh tantangan,” tegasnya.

Ibadah Agung ini menjadi pengingat bahwa remaja GMIM bukan hanya pewaris gereja, tetapi juga pelopor perubahan di tengah masyarakat. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, mereka dipanggil untuk terus melayani, membawa terang Kristus ke dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai penutup, Evans Steven Liow kembali menyampaikan pesan Gubernur Sulawesi Utara dengan sebuah pantun yang menggugah semangat:

“Ke Tondano makan ikang Payangka,
Melihat pemandangan di danau lepas.
Remaja GMIM tetaplah melangkah,
Melayani Tuhan tanpa batas…!!!”

Ibadah Agung ini menjadi bukti bahwa remaja GMIM adalah pilar masa depan yang siap melayani dan menjadi terang bagi dunia. Sebagai generasi penerus, mereka tak hanya merayakan usia pelayanan yang ke-35, tetapi juga memperbarui panggilan mereka untuk menjadi teladan dalam iman, pengharapan, dan kasih.

Dengan kobaran semangat dan tekad yang kuat, para remaja GMIM meninggalkan acara ini dengan hati penuh inspirasi. Mereka siap membawa cahaya kasih Tuhan ke dunia yang lebih luas, menjadikan iman sebagai pijakan dan pelayanan sebagai panggilan hidup.

*Penulis: (Donny L/*)