YSK-Victory Menuju Pelantikan: Penjelasan Sekretaris Gerindra Sulut

Avatar photo
Foto: istimewa

SULUT, Nyiurnews.com – Pelantikan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) terpilih, Yulius Selvanus Komaling dan Victor Mailangkay (YSK-Victory), telah menjadi sorotan publik. Menjawab berbagai spekulasi, Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulut, Harvani Boky, memberikan penjelasan rinci terkait jadwal dan tahapan penting menuju pelantikan tersebut.

Harvani menjelaskan bahwa pelantikan YSK-Victory diproyeksikan berlangsung pada Maret 2024, setelah melalui proses administratif yang ketat. “Prosedur ini tidak hanya tentang seremonial, tetapi menegaskan legitimasi demokrasi di Sulawesi Utara,” ujar Harvani saat diwawancarai, Rabu (22/01/2025).

Tahapan krusial dimulai dari keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang dijadwalkan dismisal pada minggu kedua Februari 2024. Putusan ini menjadi langkah awal untuk menutup semua celah sengketa hukum terkait Pilkada Sulut. “Setelah keputusan dismisal, MK akan menyampaikan pemberitahuan resmi kepada KPU Sulut,” tambah Harvani.

Usai menerima keputusan MK, KPU Sulut akan menggelar rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih. Dalam pleno tersebut, KPU akan mengesahkan YSK-Victory sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dan menyerahkan surat keputusan kepada pihak terkait.

Langkah berikutnya beralih ke DPRD Sulut, yang akan menyelenggarakan rapat paripurna untuk membahas dua agenda penting: pemberhentian gubernur dan wakil gubernur periode sebelumnya serta pengesahan pasangan terpilih. Hasil rapat paripurna ini akan diteruskan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai dasar penetapan jadwal pelantikan.

Kemendagri, sebagai pihak berwenang, akan mengeluarkan keputusan final terkait tanggal pelantikan. Harvani menegaskan bahwa setiap tahapan telah dirancang untuk memastikan transisi kepemimpinan berlangsung sesuai aturan. “Kami berharap masyarakat memahami bahwa proses ini membutuhkan waktu demi menjaga akuntabilitas dan transparansi,” katanya.

Ia juga menyoroti keputusan tim hukum pasangan Elly Engelbert Lasut dan Hanny Jost Pajouw (E2L-HJP) yang telah mencabut gugatan di MK. Kendati demikian, Harvani menegaskan bahwa putusan dismisal tetap menjadi elemen penting sebelum pelantikan dapat dilakukan.

Harvani mengimbau masyarakat Sulawesi Utara untuk tetap tenang dan bersabar. “Ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi momentum penting untuk melanjutkan pembangunan Sulut yang lebih baik,” tutupnya.

Dengan tahapan yang terus berjalan, pelantikan YSK-Victory dipastikan menjadi tonggak baru dalam perjalanan demokrasi di Bumi Nyiur Melambai. Semua mata kini tertuju pada bulan Maret 2024, di mana babak baru dalam kepemimpinan Sulut akan resmi dimulai. (Donny L /*)