MANADO, NyiurNews.com — Di tengah gejolak harga beras dan tekanan inflasi, Perum Bulog bersama Polres, Kodim, dan Dinas Pangan bergerak serentak menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh Sulawesi Utara. Program ini menjadi bukti nyata negara hadir untuk rakyat, dengan menghadirkan beras SPHP seharga Rp58.000 per kemasan 5 kg yang langsung menjangkau pasar, desa, hingga pusat aktivitas warga.
GPM tidak hanya sebatas distribusi komoditas, tetapi juga strategi menjaga stabilitas pangan dan memastikan dapur masyarakat tetap berasap. Pemimpin Wilayah Bulog Sulut, Ermin Tora, menegaskan bahwa langkah ini adalah jawaban konkret atas keresahan masyarakat terkait tingginya harga beras.

Distribusi beras SPHP dilakukan di berbagai titik strategis: Polres Minahasa melalui Polsek Eris (2.000 kg) dan Polsek Langowan Barat (2.000 kg), Polres Minsel di Pasar Raanan Baru Motoling (2.000 kg), Polres Manado di depan Polsek Pineleng dan Pasar Ruko Pateten (1.000 kg), Polres Bitung di Komplek Sari Kelapa (1.000 kg), serta Kodim Manado melalui Koramil Karombasan dan Pasar Bersehati (1.325 kg).
Tak hanya itu, Bulog juga memastikan ketersediaan stok besar di jaringan retail modern: Freshmart Bahu (10.000 kg), Freshmart Tikala (10.000 kg), Freshmart Wonasa (10.000 kg), dan Freshmart Teling (10.000 kg).
Sinergi lintas sektor ini menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah bukan sekadar transaksi, melainkan gerakan rakyat untuk memastikan satu hal: kesejahteraan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.
[ Om Lole ]













